Di pintu keluar stasiun, deretan abang ojek pangkalan masih setia menunggu. Mereka duduk di bangku kayu, bercanda seadanya, tapi dalam hati menyimpan keresahan. Dulu, ojek pangkalan adalah andalan warga: mengantar anak sekolah, membawa galon, mengantar belanjaan, hingga jadi tumpangan darurat. Namun, sejak hadirnya ojek online, keadaan berubah drastis. Penumpang lebih memilih menekan aplikasi, memesan motor …